Soal Sindiran Vietnam, Sandy Walsh: Kami Semua Orang Indonesia!

Sandy-Walsh

DasFacto – Media Vietnam mengkritik Timnas Indonesia dengan perumpamaan Timnas Belanda karena kehadiran banyak pemain naturalisasi, dan kritik tersebut disampaikan kepada Sandy Walsh, salah satu pemain naturalisasi, saat sesi jumpa pers sebelum pertandingan melawan Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta pada Rabu (20/3).

Walsh, yang lahir di Belgia dan sebelumnya bermain untuk Timnas Belanda U-17 dan U-19, menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan naturalisasi lainnya adalah warga negara Indonesia.

“Kami semua warga Indonesia. Tentu saja kritik akan selalu ada, tetapi kami semua warga Indonesia, kami satu tim, kami mewakili negara ini. Kami, sebagai tim, berjuang bersama,” ujar Walsh.

Lebih lanjut, Walsh menyatakan bahwa media Vietnam iri terhadap kualitas Timnas Indonesia yang memiliki beberapa pemain yang bermain di Eropa. Meskipun demikian, yang paling penting bagi Walsh adalah performa di lapangan.

Baca Juga: Jadi Satu-satunya Perwakilan Indonesia di Grammy Awards, Raisa Tampil Super Stunning!

“Mereka mungkin iri karena banyak dari kami bermain di Eropa, tetapi kami memiliki darah Indonesia,” ungkap Walsh.

“Kami merasa beruntung memiliki banyak pemain berkualitas yang berkompetisi di Eropa, dan kami akan membuktikannya besok di lapangan.”

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mendukung sikap yang diambil oleh Walsh. Menurutnya, fenomena naturalisasi adalah hal yang biasa dalam era globalisasi, dan dia hanya merekrut pemain yang memiliki darah Indonesia.

“Perdebatan yang dilakukan oleh wartawan-wartawan Vietnam mungkin bisa saya jawab bahwa saat ini adalah era global,” kata Shin Tae-yong.

“Terlebih lagi, Sandy adalah bagian dari tim kami dan dia memiliki darah Indonesia di dalamnya. Saya ingin menekankan bahwa jika tidak ada darah Indonesia, tidak akan ada naturalisasi, jadi jangan salah paham mengenai masalah ini.”

Dalam skuad Timnas Indonesia yang akan melawan Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis (21/3), terdapat delapan pemain keturunan. Meskipun seharusnya ada sepuluh, Jordi Amat dan Elkan Baggott absen karena cedera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *