Begini Persiapan Menyambut Ramadhan Ala Rasulullah SAW

bulan ramadhan

DasFacto – Bulan Sya’ban kini telah memasuki tanggal ke-20, yang berarti bulan Ramadhan sudah di depan mata. Bagi sebagian orang, suasana Ramadhan bahkan telah begitu terasa.

Bulan Ramadhan menjadi bulan yang begitu dinantikan. Maka tak heran jika berbagai persiapan telah dilakukan oleh kebanyakan umat muslim untuk menyambut datangnya bulan yang mulia tersebut. Mulai dari persiapan fisik, rohani, hingga spiritual.

Lantas, bagaimana persiapan yang diteladankan oleh Rasulallah SAW untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan?

Baca Juga: Cara Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Salah satu persiapan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang diteladankan oleh Rasulallah SAW adalah memperbanyak puasa Sunnah di bulan Sya’ban. Hal ini sesuai dengan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i berikut:

قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: ذاَكَ شَهْرٌ يَغْفَلُ النّاسُ عَنْهُ يَعْنِي بَيْنَ رَجَب ورَمَضَان وَهُوَ شَهْرٌ تَرْفَعُ اْلأَعْمَالُ فِيْه إِلَى رَبّ العالمين فَأُحِبُّ أَنْ يَرْفَعَ عَمَلِيْ وأنا صَائِمٌ

Artinya: “Bulan itu (Sya‘ban) adalah bulan yang dilupakan manusia, berada di antara Rajab dan Ramadhan. Dan ia adalah bulan diangkatnya amal ibadah kepada Tuhan Pemilik Semesta Alam, maka aku (Nabi Muhammad) suka amal ibadahku diangkat ketika aku berpuasa” (HR an-Nasa’i).

Kebiasaan Rasulullah SAW dalam Menyambut Ramadhan

Sejalan dengan hadits di atas, Aisyah Ra, istri Rasulullah SAW juga meriwayatkan mengenai kebiasaan berpuasa di bulan Sya’ban ini.

“Hanya di bulan Ramadhan Nabi Muhammad berpuasa satu bulan penuh dan saya tidak melihat beliau sering puasa kecuali di bulan Sya’ban” (HR Al-Bukhari).

Selain itu, dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad juga dikatakan bahwasanya puasa sunnah yang disukai oleh Rasulullah SAW adalah puasa di bulan Sya’ban.

Baca Juga: Rekomendasi Wajan Listrik untuk Memasak, Bersifat Serbaguna

Berpuasa mengharuskan seseorang untuk menahan lapar dan haus sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Tak hanya itu, berpuasa juga mengharuskan seorang muslim untuk menahan amarah serta menahan diri dari segala macam godaan.

Maka puasa di Sya’ban dapat dijadikan sebagai bentuk mempersiapkan diri sebelum menjalani puasa wajib di Ramadhan. Sehingga seseorang dapat terbiasa ketika berpuasa sebulan penuh.

Puasa Sya’ban juga menjadi suatu amalan yang memuliakan Ramadhan. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadits berikut:

“Puasa Sya’ban itu untuk mengaggungkan Ramadhan” (HR At-Tirmidzi).

Demikian penjelasan mengenai persiapan Ramadhan ala Rasulullah SAW yang salah satunya adalah berpuasa di Sya’ban. Berpuasa di bulan ini dapat melatih manusia sebelum menjalankan puasa wajib di bulan Ramadhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *