Bamsoet: Quick Count Tak Pernah Jauh Beda dengan Hasil KPU

Bambang Soesatyo

DasFacto – Bambang Soesatyo (Bamsoet) selaku Ketua MPR menilai hasil hitung cepat (quick count) dalam pemilu yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei, biasanya tidak akan jauh dengan hasil resmi yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Sejak diperkenalkan pada Pemilu 2004, hasil quick count (hitung cepat) tidak pernah jauh berbeda dengan hasil KPU,” kata Bambang Soesatyo melalui lansiran Antara, Kamis (15/2/2024).

Meski begitu, dia mengajak seluruh pihak maupun para kandidat peserta Pemilu 2024 untuk menahan diri dalam menanggapi hasil sementara penghitungan suara secara hitung cepat, agar tidak laur dalam euforia.

“Tetap harus menahan diri agar tidak larut dalam euforia. Maupun melakukan tindakan yang bisa mengganggu jalannya berbagai proses tahapan Pemilu,” katanya.

Politikus dari Partai Golkar itu mengajak seluruh pihak untuk tetap menunggu hasil resmi yang akan disampaikan oleh KPU. Dia mengatakan seluruh proses rekapitulasi suara oleh KPU ditargetkan selesai paling lambat pada 20 Maret 2024.

Sebelumnya, Bambang mengucapkan selamat kepada pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dimana mereka unggul sementara dalam perolehan suara berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei.

Dia mengatakan, Prabowo-Gibran harus mulai mempersiapkan diri menjalankan berbagai program kerja unggulan yang selama ini telah dijanjikan. Di antaranya makan siang dan susu gratis untuk para pelajar maupun santri di pondok pesantren. Menjamin keamanan pangan untuk rakyat, hingga melanjutkan program hilirisasi dan JKN.

“Prabowo dan Gibran sudah berpengalaman di pemerintahan pusat dan daerah. Keduanya juga sudah teruji dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” kata Bamsoet, di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (15/2/2024).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *