Rencana Alutsista Bekas Disinggung, Prabowo Undang Anies Buka Data Pertahanan

Ganjar Pranowo

DasFacto – Prabowo Subianto selaku capres nomor urut 2 menyatakan bahwa situasi Laut China Selatan menggarisbawahi bahwa Indonesia perlu kekuatan pertahanan yang kuat, platform untuk patroli dan juga satelit.

Untuk itu, Prabowo berkomitmen untuk terus membangun pertahanan yang kuat. Prabowo juga menjawab soal rencana pembelian alutsista bekas yang disinggung rivalnya capres nomor urut 1, Anies Baswedan.

“Untuk itu pertahanan kita bangun. Terkait barang bekas, Pak Anies ini tidak mengerti masalah pertahanan. Saya ajak Mas Anies diskusi, pernyataan barang bekas itu menyesatkan rakyat. Dalam pertahanan, di mana pun hampir 50 persen adalah bekas tapi usianya masih muda,” jelas Prabowo.

Baca Juga: Rahasia Chuando Tan yang Hampir 60 Tahun tapi Tampak Seperti ABG

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia belum merealisasikan akuisisi alutsista bekas hingga kini.

Prabowo selaku Menteri Pertahanan memutuskan untuk menunda pembelian 12 pesawat tempur bekas milik Angkatan Udara Qatar, Mirage 2000-5.

Penundaan ini menyusul keterbatasan fiskal pemerintah untuk mendukung pembelian pesawat tempur bekas buatan Prancis tersebut.

Debat capres digelar KPU di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam.

Debat capres kali ini mengangkat tema terkait pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik dan politik luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *