Potensi Laut Indonesia Belum Optimal Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Ketua

DasFacto – Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPR RI untuk RUU Kelautan, Slamet mengatakan Indonesia adalah negara maritim yang luas wilayah lautnya sangat besar.

Namun, lanjut Wakil Ketua pansus tersebut, sangat disayangkan laut Indonesia belum bisa memberikan manfaat yang cukup besar untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami merasa bahwa memang potensi laut kita yang dominan, tetapi belum memberikan manfaat yang cukup besar, yang pada ujungnya belum memberikan kesejahateraan. Baik secara khusus pelaku di dunia kelautan dalam hal ini nelayan secara umum, dan belum memberikan kontribusi terhadap negara yang lebih besar lagi. Ada banyak potensi masih tersimpan yang belum bisa kita optimisasi,” ujar Slamet saat memimpin Tim Pansus RUU Kelautan rapat dengan sejumlah stakeholder di Kantor Provinsi Gubernur Jabar, Bandung, Rabu (29/11/2023).

Letak Geografis Indonesia

Menurut Politisi F-PKS ini, ketika berbicara laut, Indonesia secara geografis berbatasan dengan negara-negara lain. Untuk itu, dalam Revisi UU Kelautan ini semangatnya juga untuk penguatan pengamanan laut yang kuat. Dimana sistem pengamanan yang ada hari ini masih belum mempunyai satu sistem yang kokoh, sebagaimana negara-negara maritim yang lain.

“Kita ingin semangatnya menyempurnakan UU ini. Kemudian memberikan kemanfaatan secara lebih besar lagi, sekaligus juga pengamanan yang memang bisa secara kuat dilakukan. Memang ada beberapa wacana terkait dengan perubahan UU ini. Apakah kemudian harus kita satukan dengan UU lain atau tdak menutup kemungkinan kemudian. Kita akan bicara tentang UU Omnibuslaw  tentang undang-undang kelautan dalam kemaritiman. Selain itu, disitu juga ada undang-undang pelayaran. Perhubungan dan beberapa UU lain yang saling menguatkan untuk kesempurnaan undang-undang ini,” terang Slamet.

Selain itu, Legislator Dapil Jabar IV ini mengungkapkan, pihaknya ingin mendapatkan banyak masukan dari stakeholder yang ada untuk mengakomodir. Sekaligus penyempurnaan secara komperehensif dalam RUU Kelautan nantinya.

“Kita sudah kunjungan kebeberapa titik, melakukan hearing untuk mendapatkan masukan. Harapannya nanti, dalam forum ini banyak hal positif ide-ide yang memang sangat kami butuhkan. Dalam rangka penguatan terkait dengan kelautan kita dan dalam diskusi nanti harapan kita juga semakin tereksplorasi,” imbuh Slamet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *