Ditemukan Jasad Bayi Tidak Utuh, Diduga dicabik Anjing

Dasfacto – Beberapa hari lalu, warga Lampung Selatan digegerkan dengan penemuan jasad bayi dalam kondisi bagian tubuh tidak utuh lantaran telah dimakan anjing.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di perkebunan karet PTPN VII Desa Sabah Balau Kedaton 7, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (26/11/2023) lalu.

Dari sejumlah informasi, penemuan jasad bayi yang memprihatinkan ini bermula ketika seorang warga melihat seekor anjing tengah mencabik-cabik kantong plastik pembungkus jasad bayi.

Untuk informasi selengkapnya, berikut rangkum kronologi jasad bayi ditemukan tidak utuh di Lampung.

1. Awalnya warga melihat seekor anjing mencabik-cabik kantong plastik

1. Awal warga melihat seekor anjing mencabik-cabik kantong plastik

Unsplash/Ben Griffiths

Ilustrasi

Jasad bayi awalnya ditemukan oleh warga di kawasan perkebunan karet PTPN VII Desa Sabah Balau Kedaton 7, Kabupaten Lampung Selatan, pada pukul 15.00 WIB, Minggu (26/11/2023).

Kronologi penemuan jasad bayi ini bermula ketika seorang warga sekitar melihat seekor anjing sedang mencabik-cabik kantong plastik di tengah perkebunan. Tanpa diketahui, kantong plastik tersebut ternyata menjadi pembungkus jasad bayi.

“Ibu-ibu yang sedang ngangon (menggembala) sapi, melihat seekor anjing yang lagi makan bayi tersebut,” terang Anis, salah satu warga yang memberikan keterangan.

2. Kondisi tubuh bayi sudah tidak utuh saat ditemukan

2. Kondisi tubuh bayi sudah tidak utuh saat ditemukan

Unsplash/Omar Lopez

Ilustrasi

Ketika diperiksa oleh warga setempat, jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan di dalam kantong plastik yang telah dilapisi sarung bantal putih. Mirisnya, kondisi tubuh bayi kala itu sudah tidak utuh.

Saat ditemukan, kondisi jasad bayi begitu memprihatinkan lantaran beberapa anggota tubuhnya hilang tanpa jejak. Selain itu, beberapa bagian tubuh yang tersisa juga ditemukan luka-luka seperti bekas gigitan anjing atau binatang buas lainnya.

“Bayi itu terbungkus plastik dan sarung bantal berwarna putih. Tapi pas ditemukan kondisi bayi badannya sudah tidak utuh lagi, tangannya dua-duanya hilang dan kepalanya hampir putus,” kata Anis.

3. Bayi tersebut diduga lahir di rumah sakit atau bidan dalam kondisi prematur

3. Bayi tersebut diduga lahir rumah sakit atau bidan dalam kondisi prematur

Unsplash/Patricia Prudente

Ilustrasi

Menurut penuturan Anis selaku warga sekitar, bayi tersebut diduga sempat terlahir di rumah sakit atau bidan. Pasalnya, bagian tali pusar bayi masih ditemukan penjepit seperti yang biasa dipakai oleh bidan atau dokter ketika memotong tali pusar bayi.

“Pusar bayi juga ada penjepit yang biasa digunakan bidan atau rumah sakit saat memotong talu pusar bayi. Jadi, kemungkinan bayi itu lahir di bidan atau rumah sakit,” jelas Anis.

Tak hanya itu, bayi malang tersebut rupanya lahir dalam kondisi prematur pada usia kehamilan 7-8 bulan. Hal ini diketahui lantaran berat badan bayi saat ditimbang hanya sekitar 1-1,5 kilogram.

“Perkiraan usia kehamilan 7-8 bulan lah, berat badan bayi 1 kilogram – 1,5 kilogram,” ucap Anis.

4. Usai dievakuasi, jasad bayi telah dimakamkan di TPU desa setempat

4. Usai dievakuasi, jasad bayi telah dimakamkan TPU desa setempat

Unsplash/The New York Public Library

Ditemukannya bayi tragis itu pun langsung dilaporkan oleh warga kepada pihak kepolisian setempat. Kemudian jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan proses pemeriksaan.

Usai dievakuasi, jasad bayi lantas dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat, Desa Sabah Balau. Hingga saat ini, penemuan jasad bayi masih ditangani oleh Polsek Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Polisi pun masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku di balik peristiwa tragis tersebut.

Nah, itu tadi kronologi kronologi jasad bayi ditemukan tidak utuh di Lampung. Semoga kasus ini segera terungkap dan pelakunya segera ditemukan, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *