Pilpres 2024 Jadi Bahan Perjudian Online? Menkominfo: Ini Agak Sulit Dideteksi

Menteri Komunikasi

DasFacto – Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie belum berhasil mengidentifikasi kemungkinan pemakaian hasil Pilpres 2024 sebagai objek perjudian online.

Dimana Menteri Komunikasi dan Informatika tersebut memastikan bahwa pemerintah sedang berupaya keras untuk menghilangkan situs-situs perjudian online.

Baca Juga: Didukung oleh Dua Presiden, Gerindra: Kami Optimis Menang!

Budi menyatakan bahwa monitoring yang dilakukannya terbatas pada aktivitas online, dan tidak dapat memantau perjudian konvensional atau offline. Bahkan dirinya juga tidak dapat memastikan apakah sudah ada perjudian online terkait hasil Pilpres yang muncul sejauh ini.

“Oh sudah di-takedown. Ada lagi ya kita take down lagi, begitu saja,” kata Budi, kepada wartawan, usai menghadiri rapat kerja bersama DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (22/11/2023).

Baca Juga: Konflik Palestina-Israel Dimanfaatkan untuk Agenda Bisnis, Benarkah?

Seperti yang diketahui, isu perjudian online terkait hasil Pilpres muncul pasca akun X @Bizztragakid memposting tangkapan layar yang menunjukkan foto ketiga calon presiden dalam sebuah situs perjudian online.

Tangkapan layar tersebut juga mencantumkan akun Instagram dan Telegram yang diduga terlibat dalam memasang taruhan.

Baca Juga: Defisit Neraca Pembayaran Indonesia Kuartal III-2023 Susut Jadi USD1,5 M

Oleh karena itu, Budi yang juga merupakan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) merespons dengan candaan, menyebutkan kemungkinan wartawan juga terlibat dalam taruhan untuk menebak hasil Pilpres 2024.

“Kalau yang offline, saya tidak bertanggung jawab. Itu bukan tanggung jawab kita, kan? Apakah kalian mungkin juga ikut taruhan menebak hasil Pilpres 2024 secara offline?” ujarnya sambil tertawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *