Amerika Serikat Diam-diam Tambah Senjata ke Israel untuk Perang

Pertempuran

DasFacto – Amerika Serikat (AS) diam-diam telah melakukan peningkatan jumlah militer ke Israel seiring dengan adanya pengiriman bantuan beberapa waktu lalu.

Hal ini diketahui dari laporan internal Departemen Pertahanan yang mengatakan bahwa mereka lebih banyak mengirim rudal dan amunisi.

Amerikat Serikat dilaporkan mengirim rudal dengan pemandu laser untuk digunakan di helikopter Apache yang berpeluru 155mm. Selain itu perangkat night-vision, amunisi penghancur bunker dan kendaraan militer turut disertakan.

Jangkauan pipa senjata Israel untuk Iron Dome juga ditambah oleh pihak Boeing. Lalu dalam dokumen itu juga tercantum “Permintaan Senior Israel”.

Baca Juga: Kulik: Mengapa Industri Senjata Israel Sangat Maju?

Senjata ini sudah dikirim dan diupayakan penyediaannya dari Amerika Serikat dan Eropa. ada 36 ribu butir amunisi meriam 30mm, 1.800 amunisi penghancur bunker M141 yang diminta, dan setidaknya 3.500 perangkat night vision sudah dikirim.

Bloomberg menghubungi juru bicara Pentagon untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Namun pihak pentagon enggan untuk menjawab.

Mereka hanya mengatakan bahwa mereka hanya memanfaatkan saluran industri AS untuk melindungi Israel yang sedang mempertahankan diri.

“Bantuan ini terus berdatangan hampir setiap hari,” tulis penyataan Departemen Pertahanan AS.

Pengiriman Senjata Tuai Kritikan

Pengiriman amunisi, termasuk peluru kaliber 155mm, menuai kritik dari lebih dari 30 organisasi bantuan non-pemerintah.

Pada Senin (13/11/2023), organisasi-organisasi ini mengirim surat kepada Menteri Pertahanan Lloyd Austin, mendesak untuk menghentikan pengiriman peluru tersebut.

Mereka menyatakan keprihatinan bahwa pasokan dari AS memungkinkan Israel untuk melanjutkan serangan udara, terutama di Gaza yang merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi di dunia.

Peluru artileri 155mm disorot sebagai amunisi yang tidak terarah dan dapat mendarat dengan tingkat kesalahan yang tinggi, menyebabkan dampak yang tidak dapat diprediksi dan merugikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *