5 Cara Bayar Denda BPJS dan Cara Menghitung Besarannya

Denda BPJS

DasFacto – Denda BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) nampaknya menjadi salah satu kewajiban bagi para masyrakat yang menggunakan layanan Kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah.

BPJS sendiri berperan dalam memberikan bantuan layanan kesehatan kepada masyarakat. Setiap individu yang terdaftar di BPJS diwajibkan membayar iuran bulanan.

Baca Juga: Musuh Pick Chou? Ini 5 Hero Counternya, Dijamin Menang!

Para peserta mendapatkan subsidi dan fasilitas keringanan biaya di rumah sakit. Dana yang diperoleh dari BPJS digunakan untuk menanggung biaya perawatan di berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lainnya.

Baca Juga: Sinopsis film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso

Saat ini, iuran BPJS bisa dibayarkan secara online melalui layanan m-banking. Jika anggota tidak memenuhi kewajibannya dalam membayar iuran, mereka akan dikenakan denda.

Cara untuk membayar denda BPJS:

1. Pembayaran Denda melalui Aplikasi LinkAja:

  • Unduh aplikasi LinkAja dan masuk ke akun Anda.
  • Pilih menu “Beli atau Bayar Tagihan”.
  • Pilih opsi “Asuransi” lalu “BPJS Kesehatan”.
  • Masukkan nomor peserta kamu dan ID pelanggan LinkAja.
  • Periksa rincian tagihan, denda, dan total pembayaran.
  • Lanjutkan ke pembayaran dengan memasukkan PIN konfirmasi.

2. Pembayaran Denda di Gerai Indomaret atau Alfamart:

  • Kunjungi gerai terdekat dan bawa kartu identitas serta kartu peserta BPJS.
  • Bicarakan dengan petugas kasir untuk melakukan pembayaran denda.
  • Ikuti panduan dari petugas kasir dan simpan bukti pembayaran.

3. Pembayaran Denda melalui Aplikasi M-Banking Mandiri (Livin by Mandiri):

  • Buka aplikasi Livin by Mandiri di ponsel Anda dan masuk ke akun.
  • Pilih menu “Bayar” lalu “BPJS Kesehatan Denda” dengan kode 23991.
  • Masukkan nomor Virtual Account (VA) dan proses pembayaran.
  • Pembayaran Denda melalui Aplikasi BRImo:
  • Buka aplikasi BRImo di ponsel dan masuk ke akun Anda.
  • Pilih menu “Lainnya” dan klik BPJS Denda”.
  • Masukkan nomor pembayaran dan kode pembayaran, lalu masukkan nomor Kesehatan kamu.
  • Proses pembayaran dengan PIN konfirmasi.

4. Pembayaran Denda melalui ATM BRI:

  • Gunakan ATM BRI terdekat dan masukkan kartu serta PIN ATM.
  • Pilih “Transaksi Tunai” lalu “Pembayaran”, dan cari menu “BPJS Kesehatan”.
  • Masukkan nomor Virtual Account dan jumlah pembayaran, lalu simpan bukti pembayaran.

Cara menghitung Besaran denda BPJS:

Denda BPJS diatur berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2022 tentang Jaminan Kesehatan. Denda ini sebesar 5% dari jumlah tunggakan dan berlaku selama 45 hari sejak status anggota diaktifkan.

Maksimum tunggakan yang dapat dikenakan denda adalah 12 bulan, dengan jumlah denda maksimal Rp 30 juta.

Baca Juga: Waspada! Berikut Ciri-Ciri Orang Ingin Bunuh Diri, Wajib Diperhatikan!

Anggota yang telah menunggak selama 12 bulan harus membayar denda sebesar 12 kali jumlah tunggakan. Denda yang berbeda diterapkan untuk anggota yang menjalani rawat inap selama 45 hari.

Tarif denda 5% berlaku untuk anggota non-penerima bantuan iuran (PBI), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), dan Bukan Pekerja (BP).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *