Firli Bahuri Mangkir Jadi Saksi: Perlu Dalami Materi Pemeriksaan

Ketua KPK Firli Bahuri

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, tidak hadir dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Hal ini telah memicu kritik dari berbagai pihak. Kasus pemerasan yang melibatkan pimpinan KPK dan SYL saat ini sedang diselidiki oleh Polda Metro Jaya, dengan 45 saksi yang telah diperiksa hingga saat ini.

Pada awalnya, Firli Bahuri dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Jumat, 20 Oktober. Namun, ia tidak hadir dan pengumuman tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Baca Juga: Politik Uang di Tengah Pilpres 2024, Bawaslu: Segera Laporkan

Menurut Ghufron, alasan ketidakhadiran Firli adalah karena ia memiliki kegiatan yang sudah terjadwal sebelumnya.

Ghufron juga menyatakan bahwa KPK telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menjadwal ulang pemeriksaan tersebut.

“Pimpinan telah mengkonfirmasi dengan berkirim surat untuk meminta waktu penjadwalan ulang dengan tembusan Kapolri dan Menko Polhukam RI,” katanya.

Polda Metro Jaya juga menerima surat pemanggilan kehadiran Firli dengan alasan yang sama. Ade Safri Simanjuntak, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, membacakan surat tersebut kepada wartawan.

“Diperlukan waktu untuk saudara FB untuk mendalami materi pemeriksaan yang akan dilakukan di Polda Metro Jaya,” jelas Ade.

Polda Metro Jaya telah menjadwalkan ulang pemeriksaan Firli Bahuri, yang dijadwalkan akan dilakukan pada pekan depan.

Firli akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara yang sedang diselidiki oleh tim penyidik gabungan Ditkrimsus Polda Metro Jaya dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *