Jubir Anies Baswedan: Rakyat Kecewa dengan Keputusan MK

Mahkamah Konstitusi; MK

Juru Bicara Anies Baswedan, Sudirman Said, menyadari bahwa sebagian masyarakat merasa kecewa dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

UU tersebut berkaitan dengan batas usia calon presiden dan wakil presiden. MK mengabulkan sebagian dari gugatan yang mengharuskan calon presiden dan wakil presiden berpengalaman sebagai kepala daerah.

Menurut Sudirman Said, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) mengusung perubahan sebagai jawaban bagi masyarakat yang merasa kecewa dengan situasi politik saat ini di Indonesia.

Baca Juga: Kapolri: Kasus KPK – SYL Harus Ditangani dengan Cermat

“Jika ada kekecewaan dari sebagian masyarakat terhadap situasi ini, maka perubahan adalah jawabannya. Perubahan ini dilakukan melalui proses konstitusional melalui pemilihan umum,” ungkap Sudirman di Rumah Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya X Nomor 46, Jakarta Pusat, pada hari Selasa.

Namun, dia juga mengakui bahwa akan ada banyak dinamika politik yang akan menarik perhatian publik menjelang kontestasi politik lima tahunan. Reaksi beragam dari berbagai kalangan masyarakat dianggapnya sebagai hal yang wajar.

“Tentu saja ada dinamika politik makro yang menarik perhatian banyak pihak. Banyak pihak yang merespons dengan berbagai cara,” tambahnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum SYL: Cek Bodong Disimpan Karena Unik

Selain itu, Sudirman menyatakan bahwa tim Anies-Muhaimin (AMIN) saat ini berfokus untuk menyelesaikan tahapan Pemilu 2024 sesuai dengan ketentuan konstitusi. Dengan demikian, persiapan menuju Pemilu 2024 semakin matang.

“Kami ingin mendaftar secepat mungkin, kemudian menunggu penetapan, setelah itu kami akan melanjutkan persiapan menuju Pemilu 2024,” ujar Sudirman Said.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *