Menkeu AS Sebut Perang Israel – Palestina Tak Berdampak Global

Menteri Keuangan AS Janet Yellen

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen menyatakan bahwa dampak dari perang Israel-Palestina memiliki dampak minimal pada perekonomian global.

“Meskipun kami memantau potensi dampak ekonomi dari krisis ini (perang Israel-Palestina), saya tidak benar-benar menganggapnya sebagai faktor utama dalam prospek ekonomi global.” ungkap Yellen.

Mungkin ini benar, mengingat pasar saham di berbagai negara tidak tampak terpengaruh oleh ketegangan geopolitik tersebut.

Bahkan, Wall Street berhasil meraih keuntungan pada Selasa (10/10) lalu berkat fluktuasi harga minyak dunia.

Baca Juga: Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo Mulai Penuhi Panggilan KPK

“Sejauh ini saya rasa kita belum melihat sesuatu yang menunjukkan bahwa konflik ini akan berdampak sangat signifikan pada perekonomian dunia,” tambahnya.

Namun, harga minyak dunia telah melonjak sejak pecahnya konflik Israel-Palestina pada awal pekan ini.

Ada kekhawatiran bahwa negara-negara Timur Tengah lain yang merupakan produsen minyak dapat terlibat dalam konflik ini.

Keterbatasan pasokan minyak memiliki potensi untuk mendorong kenaikan harga minyak, terutama dengan tekanan yang semakin meningkat akibat pemotongan ekspor oleh dua produsen minyak utama dunia, yaitu Arab Saudi dan Rusia.

Baca Juga: Golkar Tunggu MK Soal Gibran Masuk Proyeksi Cawapres

Dampak Perang Israel – Palestina di Indonesia dan Regional

Di Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa konflik geopolitik di seluruh dunia, termasuk antara Rusia-Ukraina dan Israel-Palestina.

Kemungkinan tidak akan signifikan mengganggu perekonomian Indonesia. Ia menyatakan keyakinan ini mengingat stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara dan Indo-Pasifik.

Israel secara resmi menyatakan perang dengan Palestina setelah kelompok militan Hamas melancarkan serangan roket pada Sabtu (7/10). Pernyataan perang oleh Israel disetujui oleh kabinet hanya beberapa jam setelah serangan Hamas.

Baca Juga: Indonesia – Israel Akrab Soal Berdagang, Palestina Bagaimana?

Hingga Rabu (11/10) malam, jumlah korban tewas akibat konflik antara Israel dan Hamas Palestina telah mencapai 2.327 orang.

Menurut data Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya 1.100 orang telah tewas dan 5.339 orang lainnya terluka di Jalur Gaza.

Di Tepi Barat Palestina, 27 orang telah meninggal dan 150 lainnya terluka akibat serangan Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *