Ayah Mendiang Mirna Nilai Film Dokumenter Kasus Anaknya Tidak Sesuai Kenyataan, Kok Bisa?

Edi Darmawan Salihin

DasFacto – Edi Darmawan Salihin selaku ayah Mirna Salihin menilai film dokumenter mengenai kasus Kopi Sianida yang ditayangkan di Netflix tidaklah sesuai kenyataan.

Dimana Edi Darmawan menyebut bahwa film dokumenter Netflix tidak sesuai kenyataan dalam menceritakan ulang tentang bagaimana putri kandungnya meninggal karena diracun bubuk sianida.

“Waduh parah itu Netflix,” keluh Edi Darmawan Salihin, dikutip konten video YouTube Karni Ilyas Club.

Baca Juga: Segini Uang Lembur yang disiapkan oleh Menkeu Untuk PNS!

Edi Darmawan meminta agar penonton tidak terkecoh oleh Netflix karena mereka menghasilkan uang dengan cara adu domba rakyat Indonesia.

Mengutip berbagai sumber. Ternyata ini kesimpulan poin-poin dari tanggapan ayah Mirna Salihin terkait viralnya video di media sosial yang mengulik kembali masalah kopi sianida.

1. Edi Darmawan Anggap Netflix Penipu

Ayah Mirna mengklarifikasi dalam wawancaranya bersama Karni Ilyas, bahwa dia merasa tertipu oleh Netflix.

Edi Darmawan menyatakan bahwa apa yang ditayangkan oleh Netflix tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga: Anaknya Kena Kasus Penganiayaan, Ternyata Segini Harta Kekayaan Edward Tannur

Netflix hanya mencari uang untuk membuat film yang salah sehingga warga Indonesia menjadi saling adu domba.

2. Tanggapan Edi Darmawan Mirna tolak autopsi

Di acara Karni Ilyas Club, tanggapan ayah Mirna terhadap rumor tolak autopsi anaknya juga dibantah. Karena kondisi saat itu seluruh keluarga berada di rumah duka dan Mirna sudah siap untuk dimakamkan.

Namun, Krishna Murti, bersama dengan kepala dokter dari Kramatjati, mendatanginya dan mengatakan bahwa Mirna perlu diautopsi.

Ayah Mirna dan keluarganya syok mendengar kejanggalan terhadap putrinya. Kemudian melakukan diskusi kepada ibu Mirna untuk izin autopsi agar mengetahui penyebab kematiannya.

Baca Juga: Mengapa Israel Gagal Menghentikan Serangan Hamas?

Dari situlah, autopsi kemudian dilakukan sesuai dengan aturan, dimulai dengan sampel, kalau sudah ketemu yang dicari tidak dilanjutkan secara menyeluruh.

Dirinya juga mengaku bahwa dia sudah curiga dengan Jessica dari awal meskipun teman dekatnya Mirna.

3. Hubungannya dengan Ferdy Sambo

Klarifikasi yang dilakukan ayah Mirna selanjutnya yaitu menyebut bahwa Ferdy Sambo tidak ada hubungannya dalam kasus kematian anaknya.

Berdasarkan penjelasan ayah Mirna, Ferdy Sambo sama sekali tidak ikut penyelidikan, karena yang menangani hanya ada tim polisi kesatuan Unit 1, dipimpin oleh Hendro Sukmono.

4. Uang asuransi Mirna

Selanjutnya, netizen juga menaruh kecurigaan kepada dirinya mendapatkan uang asuransi setelah kematian Mirna sebesar 69 milyar, dan langsung saja ayah Mirna membantahnya.

Dia bahkan menantang orang-orang tersebut untuk menemukan hasil asuransi Mirna, jika benar-benar ada.

Edi Darmawan menyatakan bahwa dia akan memberikan uang itu kepada Karni Ilyas untuk membangun masjid dan dibagikan kepada orang yang butuh, jika mendapat uang tersebut.

Itulah tanggapan ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin secara langsung untuk meluruskan beberapa hal yang dianggap tidak sesuai dengan kenyataan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *