Efek Tidur Berlebihan Bisa Berbahaya, Ini Penyebabnya!

Variasi Seksual Sapioseksual

DasFacto – Ketika tubuh merasa lelah setelah beraktivitas seharian, langkah selanjutnya yang diperlukan adalah tidur. Namun, penting untuk diingat bahwa efek tidur berlebihan dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan. Berikut adalah tujuh efek samping yang mungkin terjadi:

Efek Tidur Berlebihan Berpotensi Picu Kenaikan Berat Badan

Studi telah menunjukkan bahwa efek tidur berlebihan dengan lebih dari delapan jam per malam dapat meningkatkan risiko obesitas, dengan peningkatan hingga 21 persen dalam periode enam tahun.

Baca Juga: Waspada! Berikut Ciri-Ciri Orang Ingin Bunuh Diri, Wajib Diperhatikan!

Ini disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik yang berhubungan dengan tidur berlebihan, menyebabkan penimbunan lemak dalam tubuh.

Peningkatan Risiko Diabetes

Orang yang tidur terlalu banyak dapat mengalami penurunan indeks glikogen insulin, yang dapat meningkatkan risiko diabetes. Efek Tidur berlebihan juga dapat mengganggu regulasi hormon, termasuk insulin, yang dapat berkontribusi pada perkembangan diabetes.

Kemungkinan Sakit Kepala

Tidur berlebihan, terutama pada hari libur, seringkali dapat menyebabkan sakit kepala. Ini disebabkan oleh gangguan keseimbangan neurotransmitter tertentu di otak, termasuk serotonin.

Baca Juga: Sinopsis film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso

Potensi Depresi

Kebanyakan tidur telah terkait dengan depresi, dengan 15 persen dari penderita depresi melaporkan tidur berlebihan sebagai gejala. Pola tidur yang tidak teratur dapat memperburuk depresi, sehingga penting untuk mengatur pola tidur dalam pemulihan depresi.

Efek Tidur Berlebihan Picu Risiko Stroke

Orang yang tidur terlalu banyak memiliki risiko stroke yang empat kali lebih tinggi daripada mereka yang tidur cukup. Gangguan tidur, seperti sleep apnea, dapat berkontribusi pada gangguan sirkulasi darah dan penurunan oksigenasi tubuh selama tidur, meningkatkan risiko stroke.

Efek Tidur Berlebihan Ganggu Kesuburan Wanita

Tidur berlebihan dapat mengganggu siklus menstruasi dan juga berisiko mengganggu kesuburan wanita. Gangguan tidur dapat meningkatkan stres, yang mempengaruhi hormon reproduksi seperti estrogen dan progesteron, berdampak pada ovulasi dan kesuburan wanita.

Peningkatan Risiko Kematian

Baca Juga: Jadi ketum PSI, Ring Terbaik Untuk Kaesang Maju Pilkada Depok

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur lebih dari sembilan jam per malam dapat meningkatkan risiko kematian.

Faktor seperti masalah mental dan status sosial ekonomi dapat berperan dalam peningkatan risiko ini.

Jadi, sementara tidur penting untuk kesehatan, penting juga untuk menjaga durasi tidur yang seimbang untuk mencegah dampak negatif pada kesehatan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *